Dalam dunia metafisik, kaitannya dengan usaha batin atau usaha spiritual, ada banyak orang yang sudah menggunakan sarana atau benda bertuah tertentu, atau menjalankan amalan tertentu, tetapi belum juga berbuah manis.

Misalnya saja dalam kasus ini adalah pengguanaan bulu perindu bertuah yang belum berkhasiat. Mengapa bisa demikian? Apakah ada yang salah dari pengamalannya? Kita bahas disini.

Ada yang sudah menggunakan banyak sarana, tetapi belum kunjung ada reaksinya. Atau kalaupun sudah ada reaksi, hasilnya belum sesuai harapan. Hal semacam ini cukup banyak terjadi, dan bisa dikatakan sebagai sesuatu yang wajar. Bahkan bisa jadi, Anda sendiri pernah mengalaminya.

Apalagi, bila Anda mendapatkan benda bertuah tersebut, dari teman, tanpa tahu pasti tentang apa sebenarnya benda ini, dan bagaimana asal usulnya. Asal dipakai saja.

Menggunakan sarana spiritual, sebenarnya tidak sesederhana itu. Memang, ada orang yang dalam situasi semacam ini, benar-benar bisa merasakan manfaatnya. Tapi dibandingkan dengan orang-orang yang berhasil tersebut, lebih banyak yang gagal. Ini dikarenakan, tidak adanya kejelasan tentang darimanakah asal benda spiritual itu ia dapat.

Ketidakjelasan itulah yang menyebabkan tidak cocoknya energi benda spiritual dengan pemakai. Terlebih lagi, apakah benda spiritual tersebut mengandung energi atau tidak, berasal dari energi khodam atau energi alami, ia juga tak tahu.

Ini hanyalah salah satu contoh. Ada beberapa hal, yang menjadikan upaya kita dalam menggunakan suatu benda bertuah, atau sarana spiritual, belum juga membuahkan hasil.

Yang pertama, Anda Belum atau Tidak Peka Energi

Bila Anda orang yang peka, maka Anda akan lebih mudah merasakan energi. Anda bisa merasakan aliran energi dalam diri Anda. Anda bisa merasakan energi di sekitar Anda. Anda bisa merasakan energi dalam benda spiritual yang Anda miliki.

Dan jika Anda mudah mengakses energi, maka Anda pun bisa lebih gampang dalam merasakan manfaat energi. Lantas, bagaimanakah cara agar bisa peka? Paling mudahnya adalah dengan melakukan meditasi.
Meditasi adalah cara yang bisa Anda gunakan, untuk mengasah kepekaan terhadap energi.

Kedua, Sering Mengeluh atau Merasa Gagal

Apa pikiran Anda, jika Anda sudah menggunakan suatu benda bertuah, atau menjalankan suatu amalan, tapi belum juga merasakan manfaatnya? Apakah Anda mengeluh? Aatau merasa gagal  menjalankan amalan tersebut?

Bila Anda mengeluh, apalagi mengeluhnya ini sering, maka jangan harap Anda bisa mendapatkan manfaat, dari benda spiritual atau amalan tersebut.

Keluhan hanya membawa dampak buruk. Bisa mengundang energi negatif ke dalam diri kita. Akibatnya, energi positif tertutup dan tersumbat, sehingga Anda tak merasakan khasiatnya. Tidak bisa merasakan keberkahan yang semestinya.

Penyebab yang Ketiga, adalah Tidak Adanya Penyelarasan Energi

Ini merupakan salah satu penyebab yang paling umum. Yaitu tidak adanya proses penyelarasan, antara benda yang dipakai, dengan orang yang hendak memakai. Banyak orang tidak melakukan penyelarasan energi terlebih dulu, sebelum menggunakan benda bertuah.

Banyak juga penyedia jasa spiritual, yang tidak menyertakan penyelarasan energi, kepada klien atau orang yang menggunakan benda bertuah darinya. Seringkali, inilah yang menjadikan masalah.

Apalagi, jika benda bertuah yang Anda pakai ini sekedar Anda dapatkan dari teman, yang sama-sama tidak paham soal dunia spiritual dan metafisik.

Penyelarasan energi ini sangatlah penting, karena berfungsi sebagai pembuka gerbang energi, dari benda bertuah kepada penggunanya. Jika tak dilakukan, maka energinya akan sulit diakses, sehingga susah mendapatkan manfaatnya.

Tata cara penyelarasan energi bisa dilakukan jarak jauh, dengan menggunakan media. Contohnya seperti garam, gula, kapsul, air, atau apa pun. Terkadang juga dilakukan secara langsung di tempat, yaitu dengan dibersihkan energi negatifnya, lalu ditransfer energi positif langsung oleh sang praktisi spiritual.

Cara penyelarasan ini, bergantung pada tiap-tiap spiritualis.

Penyebab atau alasan yang keempat, adalah benda spiritual ini Digunakan untuk Tujuan Jahat

Terkadang,  memang bisa saja benda bertuah tetap bereaksi, sekalipun digunakan untuk tujuan yang kurang baik. Tetapi ingat, karma itu ada. Dan di banyak kasus, amalan atau benda bertuah tidak bekerja secara maksimal, itu karena niat kita kurang baik pada saat menggunakannya.

Contohnya, memakai pelarisan. Tetapi niat Anda bukan sekedar untuk mendatangkan pembeli. Anda niatkan pelarisan ini agar langganan pesaing Anda, pindah kepada Anda. Padahal semestinya cukup diniatkan agar usaha kita lebih lancar saja, karena memang itulah intinya. Jadi jangan sampai ada iri, dengki, atau dendam yang menjadikan berkah sulit kita dapatkan.

Kelima, Terlalu Bernafsu atau Berambisi

Salah satu kesalahan kita, sewaktu menggunakan benda bertuah, adalah kita terlampau menuntut agar segera mendapatkan hasil sesuai keinginan. Penuh nafsu dan ambisi. Tak sabar sesegera mungkin agar impiannya terwujud.

Sayangnya, semakin Anda terlalu berambisi dan bernafsu, maka akan semakin sulit bagi Anda untuk mencapai tujuan tersebut.

Nafsu adalah akar dari munculnya segala energi negatif. Hingga berdampak tidak adanya kesabaran dalam hati. Jika Anda masih terlalu berambisi dan bernafsu, agar impian Anda cepat-cepat terwujud, maka yang ada keinginan Anda malah tak kunjung terjawab.

Lalu penyebab yang keenam, adalah Bersikap, Bertindak, dan atau Berbuat Negatif.

Hal negatif akan selalu berdampak buruk. Entah itu berupa sikap, tindakan, atau ucapan kita yang kurang pantas. Akibatnya bisa fatal. Demikian juga halnya bagi Anda yang sedang menggunakan benda bertuah, atau menjalankan amalan tertentu.

Hindarilah perkataan keji, kotor, atau perbuatan yang berpotensi merugikan bagi diri Anda sendiri, orang lain, maupun lingkungan sekeliling Anda.

Penyebab belum berhasilnya amalan yang ketujuh, adalah karena Tidak Bisa Istikomah

Khusus bagi Anda yang sedang melakukan amalan, maka istikomahlah. Istiqomah, dalam hal ini, maknanya adalah konsisten. Buah dari istikomah adalah rahmat dan keberkahan dari Tuhan. Para wali bahkan mengatakan, bahwa istikomah itu lebih baik daripada seribu karomah.

Bila seseorang mampu bersikap istikomah, maka akan lebih mudah baginya untuk mendapatkan berkah dan pertolongan, berupa berbagai kemudahan dan keajaiban yang datang tanpa diundang. Hidup menjadi lebih mudah dan berkah.

Mengapa Bulu Perindu Yang Dipakai Belum Berkhasiat?
error: Content is protected !!